Kamis, 08 Mei 2014

Himpunan dan Bilangan

Himpunan adalah segala koleksi benda-benda tertentu yang dianggap sebagai satu kesatuan. Walaupun hal ini merupakan ide yang sederhana, tidak salah jika himpunan merupakan salah satu konsep penting dan mendasar dalam matematika modern, dan karenanya, studi mengenai struktur kemungkinan himpunan dan teori himpunan, sangatlah berguna.
Teori himpunan, yang baru diciptakan pada akhir abad ke-19, sekarang merupakan bagian yang tersebar dalam pendidikan matematika yang mulai diperkenalkan bahkan sejak tingkat sekolah dasar. Teori ini merupakan bahasa untuk menjelaskan matematika modern. Teori himpunan dapat dianggap sebagai dasar yang membangun hampir semua aspek dari matematika dan merupakan sumber dari mana semua matematika diturunkan.
Macam-macam Himpunan :
1.    Himpunan Bilangan Asli
Himpunan bilangan asli adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya merupakan bilangan bulat positif.
N {1,2,3,4,5,6,……}
2.    Himpunan bilangan prima
Himpunan bilangan prima adalah himpunan bilangan-bilangan asli yang hanya dapat dibagi dirinya sendiri dan satu, kecuali angka 1.
P = {2,3,5,7,11,13,....}
3.    Himpunan bilangan cacah
Himpunan bilangan cacah adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya merupakan bilangan bulat positif digabung dengan nol.
C = {0,1,2,3,4,5,6,....}
4.    Himpunan bilangan bulat
Himpunan bilangan bulat adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya seluruh bilangan bulat, baik negatif, nol, dan positif.
B = {...,-3,-2,-1,0,1,2,3,...}
5.    Himpunan bilangan rasional
Himpunan bilangan rasional adalah himpunan bilangan yang anggota-anggonya merupakan bilangan yang dapat dinyatakan sebagai:
p/q dimana p,q Î bulat dan q ¹ 0 atau dapat dinyatakan sebagai suatu desimal berulang.
6.    Himpunan Bilangan Irasional
Himpunan bilangan irasional adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya tidak dapat dinyatakan sebagai sebagai p/q atau tidak dapat dinyatakan sebagai suatu desimal berulang.

contoh: log 2, e, Ö7
7.    Himpunan bilangan Ril
Himpunan bilangan riil adalah himpunan yang anggota-anggotanya merupakan gabungan dari himpunan bilangan rasional dan irasional.
8.    Himpunan bilangan imajiner
Himpunan bilangan imajiner adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya merupakan i (satuan imajiner) dimana i merupakan lambang bilangan baru yang bersifat i² = -1
contoh: i, 4i, 5i
9.    Himpunan bilangan kompleks
Himpunan bilangan kompleks adalah himpunan bilangan yang anggota-anggotanya (a + bi) dimana a, b Î R, i² = -1, dengan a bagian riil dan b bagian imajiner.
contoh: 2-3i, 8+2
Contoh soal :
1.      Jika K = { k, o, m, p, a, s } dan L = { m, a, s, u, k }, maka K ∪ L =. . .
a. { p, o, s, u, k, m, a }            C. { p, a, k, u, m, i, s }
b. { m, a, s, b, u, k }                D. { k, a, m, p, u, s }
Pembahasan
K = { k, o, m, p, a, s }
L = { m, a, s, u, k }
K ∪ L = { k, o, m, p, a, s, u }
Diantara jawaban A, B, C, dan D yang memiliki anggota K = anggota K ∪ L adalah opsi A
Kunci jawaban : A
2.      Diberikan P = { 1, 2, 3, 9, 12, 13 }. Himpunan kelipatan 3 yang terdapat di P adalah …
a. { 9 }                                    C. { 3, 9 12 }
b. { 3, 9 }                     D. { 3, 6, 9, 12 }
Pembahasan
Himpunan adalah kumpulan atau kelompok benda ( objek ) yang telah terdefinisi dengan jelas. Dari soal diatas, himpunan kelipatan 3 yang terdapat di P adalah { 3, 9, 12 }
Kunci Jawaban: C
3.      Jika A= {0,1} maka n (A) =…
a.       0                c. 2
b.      1                d. 3
Pembahasan
N ( A ) adalah simbol dari kardinalitas atau banyaknya anggota suatu himpunan. Jadi banyaknya anggota suatu himpunan dari himpunan A adalah 2, yaitu 0 dan 1.
Kunci Jawaban: A
4.      Dari 143 siswa, 95 siswa senang matematika, 87 siswa senang fisika, 60 siswa senang keduanya. Banyak siswa yang tidak senang matematika maupun fisika adalah….
a. 21 orang
b. 27 orang
c. 35 orang
d. 122 orang
Pembahasan
Misal : yang senang matematika adalah A, dan yang senang fisika adalah B, maka:
n ( S ) = n ( A ) + n ( B ) – n ( A ∩ B ) + n ( A ∪ B )c
143 = 95 + 87 – 60 + n ( A ∪ B )c
143 = 122 + n ( A ∪ B )c
n ( A ∪ B )c = 143 – 122
n ( A ∪ B )c = 21
( n ( A ∪ B )c = banyak siswa yang tidak senang matematika maupun fisika)
Jadi, siswa yang tidak senang matematika maupun fisika ada 21 orang.
Jawaban A
5.        Himpunan Q = { x I 5 ≤ x ≥ 14, x Є bilangan genap } dapat dinyatakan dengan mendaftar anggota – anggotanya menjadi …
a.   { 5,6,7,8,9,10,11,12,13 }
b.   { 7,9,11,13 }
c.    { 6,8,10,12,14 }
d.   { 6,8,10,12 }
e.    { 4,6,8,10,12 }
Jawaban : d
Pembahasan :Untuk himpunan Q = { x I 5 ≤ x ≥ 14, x Є bilangan genap }, maka daftar anggotanya yaitu Q = { 6,8,10,12 }
Sumber :


Dampak Kemajuan IPTEK Bagi Kehidupan Sosial,Budaya dan Ekonomi


a.     Bidang Sosial
Kehidupan sosial dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Kebutuhan manusia akan pangan sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dalam bidang pertanian. Sedangkan kebutuhan akan komunikasi dipengaruhi oleh teknologinya, seperti media cetak, media elektronik selain untuk berkomunikasi, juga dapat memperluas wawasan.
Dengan berkembangnya industri dan kegiatan ekonomi, maka memungkinkan orang hidup dalam lapangan pekerjaan tersebut. Hal tersebut dapat dilihat dari angka – angka yang menunjukan bahwa pekerja di pabrik atau perusahaan terus meningkat sedangkan bekerja di sector pertanian makin menurun.
Nilai social juga berubah. Pada masa lalu orang merasa bahwa menjadi pegawai negeri dinilai lebih tinggi status sosialnya dibandingkan para pedagang atau pengusaha. Sekarang menjadi pengusaha atau karyawan pabrik dianggap sebagai tenaga professional yang mempunyai nilai status yang tinggi.
Makin berkembangnya teknologi menyebabkan industri memproduksi barang secara massal juga meningkat. Tetapi sering kali juga dimanfaatkan untuk kepentingan yang negatif seperti peniruan atau pemalsusan merek dagang dan sebagainnya. Kian majunya masyarakat yang dibarengi dengan peningkatan jumlah penduduk, menyebabkan manusia sering kehilangan nilai etisnya dan mudah melakukan tindakan yang tercela dan melanggar hokum.
Dampak Positif :
·         Meningkatkan rasa percaya diri kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi melecehkan bangsa-bangsa di Asia
·         Tekanan, kompetisi yang tajam, di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun, dan pekerja keras.
·         keefektifan biaya dan waktu. Misalnya saat mengajar, kini telah ada teknologi pembelajaran secara online, jadi guru atau dosen tidak perlu repot untuk datang ke sekolah atau kampus, cukup menerangkan pelajaran lewat media internet kepada anak muridnya.
·         Masyarakat tidak perlu lagi membeli koran untuk mengetahui informasi mengenai berita, cukup dengan membuka internet, kita sudah dapat membaca berita melalui media online, dan tidak mengeluarkan biaya
Dampak Negatif :
·         Kenakalan dan tindak penyimpangan dikalangan remaja dengan mengakses situs porno, dan oknum-oknum yang menggunakan media facebook, twitter, dll sebagai media porstitusi yang sudah jelas dapat merusak moral para generasi muda
·         Melemahkan rasa gotong-royong dan saling tolong-menolong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
·         Manusia menjadi malas. Karena telah dimanjakan oleh teknologi, sehingga kita tidak perlu repot bertemu dengan seseorang. Dengan teknologi, kita tetap dapat bertatap muka meskipun tidak bertemu dengan orang tersebut.
Masyarakat memang banyak yang mengeluh mengenai dampak negatif dari kemajuan teknologi. Namun kegiatannya tetap dilakukan karena memikirkan lebih banyak untung daripada ruginya. Meskipun dampak negatif tidak lebih banyak dari pada dampak positifnya, kita tetap harus menghindarinya, karena dampak yang kecil juga dapat menimbulkan dampak lain yang lebih besar.
b.     Bidang Budaya
Budaya atau kebudayaan adalah kerangka acuan bagi perilaku masyarakat pendukungnya yang berupa nilai-nilai (kebenaran, keindahan, keadilan, kemanusiaan, dll) yang berpengaruh sebagai kerangka untuk membentuk pandangan hidup manusia yang relatif menetap dan dapat dilihat dari warga budaya itu untuk menentukan sikapnya terhadap berbagai gejala dan peristiwa kehidupan.
Budaya dapat berwujud tiga hal, yaitu idea tau gagasan, tingkah laku atau tindakan dan benda atau barang yang dihasilkan oleh manusia. Jadi budaya mempunyai pengertian yang luas Seperti telah diuraikan di atas, teknologi dan industri mempunyai dampak positif dan negatif. Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi kemiskinan, keterbelakangan dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia juga perlu sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk kesejahteraan umat.
Jadi, bagaimana IPTEK mempengaruhi masyarakat dalam kebudayaan, itu semua tergantung pada diri masyarakatnya sendiri. Masyarakat harus selektif dan dapat bersifat kritis terhadap perkembangan IPTEK yang semakin pesat. Hendaknya kita menggunakan teknologi tersebut seperlu dan sepentingnya kita saja, jangan karena teknologi, semua menjadi terlupakan, baik itu waktu, kewajiban beribadah, sosialisasi di masyarakat sekitar, dll.
Dampak Positif :
·         Semakin berkembangnya daya pikir individu dalam suatu bidang, baik dari segi ekonomi, politik, pendidikan, dan lain sebagainya.
·         Kemampuan individu dalam mencari dan mengumpulkan data untuk bahan diskusi dapat mereka dapatkan dengan cepat dan akurat melalui media berbasis teknologi
Dampak Negatif :
·         Penyalahgunaan media teknologi sebagai sarana pencarian yang tidak ada hubungannya dengan ilmu pengetahuan. Haltersebut dapat membentuk kebudayaan yang rendah akan moral dan sumber daya manusia yang bobrok dan tak berkualitas sedikitpun
C. Ekonomi
Ekonomi adalah kebutuhan manusia, maka siapa yang dapat menguasai perekonomian, dialah yang memegang kekuasaan. Pada saat mata pencaharian utama manusia masih menyangkut soal tanah, kaum feodallah yang memegang kekuasaan. Sedangkan ketika industri memegang peranan penting dalam ekonomi maka kaum kapitalislah yang memegang peranan utama dalam penyediaan segala kebutuhan manusia. Sekarang kaum kapitalis industrialis telah banyak mengembangkan usahanya hingga melampaui batas negaranya yang disebut Multi National Corporation ( MNC ). Kadang–kadang perusahaan perusahaan multinasional ini di negara–negara berkembang ikut serta menentukan politik pemerintahan.
Perusahaan besar semacam itu tidak mungkin berkembang tanpa dukungan teknologi walaupun sebagian penduduk dunia masih hidup di bawah garis kemiskinan namun sebagian besar sudah dapat merasakan manfaat dipergunakannya teknologi modern, karena kebutuhan hidupnya dapat dengan mudah diperoleh dengan harga yang relative lebih murah. Cara pembayarannya pun dapat dilakukan dengan tunai atau kredit.
Pada bidang ekonomi, kemajuan IPTEK dapat dirasakan, hal ini terbukti karena saat ini banyak orang-orang yang kehidupannya makin sejahtera berkat usahanya dalam bidang IPTEK. Sebagai Contoh, kita dapat membuat software game yang saat ini sangat diminati oleh masyarakat terutama pada anak-anak. Selain itu, kita dapat memanfaatkan media elektronik lainnya untuk mengembangkan usaha kita. Dengan teknologi, kita juga dapat mempromosikan usaha-usaha kita.
Dampak Positif :
·         Pertumbuhan Ekonomi yang Semakin Tinggi
·         Terjadinya industrialisasi
·         Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi, akan meningkatkan baik dari teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. investasi dan reinvestasi berlangsung secara besar-besaran, sehingga produktivitas dunia ekonomi semakin meningkat. Di masa depan, akan segera muncul teknologi bisnisyang memungkinkan konsumen melakukan kontak langsung dengan pabrik. Jadi, kita tidak perlu lagi pergi ke toko untuk membeli barang tersebut.
·         Persaingan dalam dunia kerja, akan menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan tenaga kerja
Dampak Negatif :
·           Terbukanya pasar bebas, memungkinkan produk luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri yang masuk dan dengan harga yang lebih murah, dapat mengurangi rasa kecintaan kita terhadap produk dalam negeri.
·           Terjadinya pengangguran bagi individu yang tidak memiliki skill dan kualifikasi sesuai dengan yang dibutuhkan.
·           Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan. Misalnya : konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
·           Apabila tidak update dengan IPTEK yang semakin maju, kita akan dipermainkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang sangat ahli dibidangnya (misalnya : hacker)

SUMBER :

http://sendyrahmawatiafdillah.blogspot.com/2013/04/dampak-kemajuan-iptek-bagi-kehidupan.html


Peneliatian Senyawa Aktif dari Senyawa Halogen


Sejak beberapa dekade terakhir, penggunaan insektisida DDT terus dibatasi, akibat dampak sampingannya yang merugikan. Unsur aktiv dalam DDT adalah senyawa Halogen, yang kebanyakan digolongkan sebagai bahan pencemar lingkungan. Namun, ikatan Halogen alami, diharapkan mampu menggantikan peranan halogen industri, baik sebagai racun anti hama maupun untuk pengobatan.
Racun serangga DDT mengandung ikatan unsur Halogen, yang amat beracun dan sulit diuraikan secara alami. Timbunan DDT pada lemak binatang, masuk ke dalam rantai makanan, dan kembali kepada manusia sebagai racun yang mematikan. Yang dipermasalahkan tentu saja ikatan Halogennya. Sama seperti pelarangan Chloro-Fluor-Carbon CFC yang digunakan sebagai pendingin kulkas, atau pestisida dan obat suci hama yang mengandung ikatan Brom serta Chlor.
Memang berdasarkan sifatnya, banyak senyawa Halogen yang tergolong bahan pencemar, yang meracuni lingkungan atau menyebabkan bolongnya lapisan Ozon. Terutama senyawa Halogen yang dibuat secara sintetis oleh industri kimia. Tapi jangan dilupakan, alam juga menghasilkan senyawa Halogen. Tapi volumenya tidaklah sebanyak buatan manusia. Karena itulah, para peneliti menekankan, jangan memandang keberadaan senyawa Halogen secara hitam-putih. Dalam arti, senyawa ini hanya memiliki dampak negatif. Jika dilihat adanya senyawa Halogen alami, tentu ada khasiat yang dapat diperoleh, jika senyawa ini diteliti dengan saksama
Unsur Reaktif
Tentu saja orang awam yang bukan pakar kimia, mempertanyakan apa unsur Halogen itu? Mengapa dalam beberapa dekade terakhir ini sangat ditakuti? Bahkan sampai ada kesepakatan internasional, yang disebut Protokol Montreal?, untuk mengurangi produksi senyawa Halogen yang merusak lapisan Ozon. Yang termasuk keluarga unsur Halogen, adalah lima unsur yang berada pada deret ke tujuh tabel periodik unsur kimia. Masing-masing Fluor, Chlor, Brom, Iod dan Astat. Nama Halogen yang artinya pembentuk garam, memiliki tujuh elektron pada lapisan terluarnya. Artinya, terdapat kekurangan satu elektron untuk membentuk lapisan valensi yang utuh, yang menjadikan atomnya stabil. Karena itu, unsur Halogen selalu mencari pasangan elektron untuk mencapai stabilitas.
Dengan sifat yang reaktif ini, Halogen biasanya membentuk dua macam ikatan. Yakni ikatan ionik dengan unsur logam, atau ikatan kovalen dengan unsur non-logam. Contoh yang paling akrab dengan kita, adalah ikatan ionik dari unsur Halogen Natrium dan Chlor, alias garam dapur. Sementara ikatan kovalen, biasanya terjadi dengan unsur Karbon dan membentuk apa yang disebut Halogen-organik. Dari situ terlihat, tidak semua ikatan unsur Halogen bersifat merugikan. Bahkan amat berguna bagi kehidupan manusia, seperti contohnya garam dapur, atau obat antibiotika Vancomycin.
Halogen Organik
Sekarang ini, selain mewaspadai dampak dari senyawa Halogen yang merusak lingkungan, seperti CFC, DDT atau Dioxin, para peneliti juga terus mencari unsur aktif dari ikatan tsb. Terutama diketahui, di lautan terdapat banyak flora dan fauna yang memproduksi ikatan halogen-organik, dalam proses metabolismenya. Misalnya saja berbagai jenis terumbu karang, spons atau ganggang laut. Flora atau fauna laut ini, memproduksi senyawa halogen-organik, untuk mengusir musuhnya. Karena sifat alaminya, terumbu karang atau spons, tumbuh di satu tempat dan tidak bisa bergerak secara mobil. Jika tidak dilengkapi unsur kimia untuk melindungi diri, mungkin jenisnya sudah lama musnah dimakan pemangsa.
Spons laut misalnya, memproduksi senyawa Dioxin yang juga mengandung unsur Brom. Kita tentu ingat bencana Dioxin dari fabrik kimia di Seveso Italia atau di Bhopal India, yang menewaskan ribuan orang serta membuat cacat tetap puluhanribu orang lainnya. Dioxin yang diproduksi alam juga bersifat sama seperti yang dibuat industri. Yakni memusnahkan hama atau makhluk pengganggu. Dioxin yang diproduksi Spons, berfungsi mencegah perkembang biakan bakteri dan serangan kerang laut. Berbeda dengan Dioxin yang dibuat secara sintetis, senyawa halogen-organik dari alam itu, tidak mencemari lingkungan, tetapi hanya menghambat serangan musuh alaminya
Selain di lautan, sejumlah tumbuhan di daratan juga memproduksi senyawa halogen-organik, walaupun tidak sebanyak flora dan fauna laut. Misalnya saja sejenis bunga teratai yang bisa dimakan di Jepang, mengandung hingga tujuh macam fungisida dari ikatan Chlor. Atau jamur Penisilin yang merupakan obat anti-biotika pertama yang ditemukan, mengandung unsur Dichlor Phenol sebagai hormon pertumbuhan. Unsur ikatan chlor yang serupa, juga dapat dijadikan herbisida, termasuk juga senjata kimia perontok daun Agent Orange, yang digunakan secara besar-besaran oleh tentara As dalam perang Vietnam.
Sumber :
http://radisharizkykharisma.blogspot.com/2014/03/tugas-softskill-tentang-penemuan-unsur.html


Evolusi


Evolusi adalah suatu proses perubahan makhluk hidup secara bertahap dan membutuhkan waktu yang lama dari bentuk yang sederhana, menjadi bentuk yang lebih kompleks. Diperlukan waktu jutaan tahun agar perubahan tersebut nampak lebih jelas.
Terdapat dua macam evolusi :
·       Evolusi Progresif : Evolusi yang menuju pada kemungkinan dapat bertahan hidup.
·       Evolusi Regresif (retrogresif) : Evolusi yang menuju pada kemungkinan menjadi punah.
Berikut teori dari para ilmuan mengenai Evolusi makhluk hidup:
1.   Jean Baptise Lamarck
Idenya mengenai evolusi, di tuangkan di dalam buku berjudul "Philosophic zoologique". Dalam buku tersebut, Lamarck mengungkapkan :
·         Alam sekitar/lingkungan mempunyai pengaruh pada ciri-ciri atau sifat yang diwariskan
·         Ciri-ciri/sifat tersebut akan diwariskan kepada keturunannya
·         organ yang sering digunakan akan berkembang, sedangkan apabila tidak digunakan akan mengalami kemunduran bahkan hilang
Contoh : Lamacrk berpendapat bahwa dahulu, jerapah memiliki leher yang pendek. Bagi keturunan jerapah yang dapat beradaptasi baik dengan lingkungan (dapat mengambil makanan di pohon yang tinggi),  leher jerapah akan berkembang menjadi lebih panjang. Jerapah yang telah beradaptasi menjadi leher panjang tersebut, akan mewariskan sifat-sifat kepada keturunannya. Namun sebaliknya, bagi keturunan jerapah yang tidak dapat beradaptasi baik dengan lingkungan, maka ia akan mengalami kemunduran.  
Description: http://img.sparknotes.com/figures/1/1534327ece5d347f8fe2828c8fdb7677/giraffe.gif
Teori Lamarck
2) Charles Darwin
Charles Darwin juga menerbitkan buku mengenai asal mula spesies pada tahun 1859, dengan judul "on the ofiginof species by means of natural selection" atau "the preservation of favored races in the struggle for life". Mengenai Evolusi, Darwin berpendapat :
·         Yang menjadi dasar evolusi organik bukan dari adaptasi lingkungan, melainkan karena seleksi alam dan seksual
·         Seleksi alam berupa "pertarungan" dalam kehidupan, yang kuat akan terus hidup
·         Setiap populasi berkecenderungan untuk tumbuh banyak karena proses bereproduksi
·         Untuk berkembang biak, diperlukan adanya makanan dan ruang yang cukup
·         Bertambahnya suatu populasi tidak berjalan terus-menerus
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjk0Ldd3Q4ly6Ps_qpKsSf5mGNEgK9SSbmnMbAKXFqlVV5E1Fk_1Mej2KybNsC9ZLIMRV2BVsvvcM6Sgvcb4RUQrfhwrUwSLmHxsglgZVRRPuA2c1U3EIXJy_rLpO4_xWEDBOdfezaJIeE/s320/giraffe-evo.gif
Teori Darwin
3) Alfred Wallace
Memiliki pendapat yang sama dengan Charles Darwin, bahwa spesies yang ada sekarang, berasal dari spesies masa silam yang mampu bertahan hidup.

4) Count De Buffen 
Menyatakan bahwa variasi-variasi kecil yang terjadi karena pengaruh alam sekitar yang diwariskan. Dengan demikian, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan akan menyebabkan terjadinya variasi yang mengarah pada terbentuknya spesies baru. 

5) Sir Charles Lyeel
Menyatakan bahwa batuan, pulau-pulau, dan benua mengalami perubahan.

6) Thomas Robert Malthus 
Menyatakan bahwa pertambahan jumlah penduduk naik seperti deret ukur, sedangkan bahan makanan yang tersedia, naik seperti nilai hitung. 

7) Anaximender
Bumi pada awalnya merupakan lautan, lalu berkembang menjadi daratan. Para makhluk hidup aquatik pun termodifikasi sehingga dapat hidup di darat. Pada manusia, terdapat masa"part fish" dan "part human" yang disebut merman dan mermaid. penampilan seperti ikan ini ada pada masa dalam kandungan bayi selama proses perkembangan. Kemudian, penampilan tersebut akan hilang pada manusia dewasa.   

8) Aristoteles
Benda-benda hidup berkembang makin sempurna karena pengaruh kekuatan tertentu, yaknientelecy, dan makhluk hidup di daratan berasal dari makhluk hidup di lautan.

9) Epicurus
Epicurus sependapat dengan Aristoteles bahwa organisme berubah dan berkembang makin kompleks dan makin maju. Namun bukan karena faktor entelecy yang mempengaruhinya, melainkan karena faktor "natural law".

Bukti-Bukti Adanya Evolusi
a.    Fosil 
Merupakan sisa-sisa, cetakan ataupun berkas dari hewan maupun tumbuhan yang telah membatu. Fosil ini sebagai bukti adanya peristiwa evolusi yang dapat menentukan umur dengan cara menghitung laju erosi, sedimentasi, kandungan garam, dan kadar radio aktif.

b.   Homologi
Dua organ tubuh dikatakan homolog, apabila mempunyai asal sama (secara embrilogik), tetapi fungsi dan bentuknya berbeda. Contoh : alat gerak manusia dan sirip ikan. (memiliki bentuk rangka yang sama, namun berbeda fungsinya).
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDaYTbodH0ZJVdnJ4eHPLOe-NzW6IyIDkY5Ud4-LyusvWy8jaz6kZHzHhyphenhyphen5vK_QJDkTPN_8W586CQKoQDLISgxA1Gri1DWnpqJr-93a190ApLQf8yJYH9TT1oM01gU9o75sMKoIBVdWkpY/s320/homologanalogtf9.png
Homologi

c.   Analogi
Merupakan kebalikan dari homologi, yaitu mempunyai asal yang berbeda, namun memiliki fungsi yang sama. Contoh : sayap kupu-kupu dengan sayap kelelawar (memiliki bentuk rangka yang berbeda, namun memiliki satu fungsi yang sama, yaitu untuk terbang).
d.   Embriologi perbandingan
Merupakan hewan-ewan kelas vertebrata, seperti ikan, reptil, aves dan mamalia, meskipun tubuh individu dewasanya berbeda, namun fase perkembangan embrionya sangat mirip (lihat pada gambar, urutan paling atas horizontal, embrio dari manusia, hewan memiliki kemiripan). Embriologi perbandingan ini dibagi menjadi dua :
·         Ontogeni : perkembangan individu mulai dari sel telur hingga individu tersebut mati
·         Filogeni : Sejarah perkembangan organisme dari filum yang paling sederhana hingga yang paling sempurna
e.    Adanya variasi dalam satu spesies
individu yang termasuk dalam suatu spesies tidak pernah bersifat identik (sama persis). variasi ini terjadi karena faktor genetis dan lingkungan
Mekanisme Evolusi
Evolusi dapat berlangsung karena :

1.   Mutasi
   Mutasi adalah perubahan materi genetik (gen/kromosom) yang dapat diwariskan secara genetik pada keturunannya. Mutasi ini akan menghasilkan alel baru, kemudian melalui proses perkawinan (kombinasi) akan menghasilkan variasi baru.  

2.   Seleksi Alam
   Seleksi terhadap anggota populasi sehingga anggota yang kuat dan sehat yang dapat bertahan hidup. (teori Darwin : "survival of the fittest")

Sumber :
http://www.pusatbiologi.com/2013/02/teori-teori-evolusi.html



Geografi dalam kehidupan manusia


Secara harfian, geografi berasal dari bahasa Yunani, geo yang berati bumi dan graphein yang berati tulisan atau lukisan. Jadi secara harfiah geografi adalah ilmu yang melukiskan keadaan bumi. Kata melukiskan mempunyai makna yang lebih dalam, mencakup unsure – unsure menggambarkan dan menerangkan fenomena (alam dan manusia) sehingga dapat diperoleh suatu kesimpulan terhadap hubungan (interelasi,interaksi, dan interdepensi) antarfenomena tersebut. Batasan tentang geografi banyak dikemukakan oleh para ahli, diantaranya sebagai berikut:
1.    Hartsorne (1960) menyatakan bahwa geografi adalah ilmu yang berusaha menguraikan dan menginterprestasikan karakter variable dari suatu tempat dengan tempat lain di bumi sebagai tempat kehidupan manusia.
2.    Fielding (1974) menyatakan bahwa geografi merupakan ilmu pengetahuan yang menggambarkan, menerangkan sifat 0- sifat bumi, menganalisis gejala – gejala alam dan penduduknya serta mempelajari corak khas dari unsure – unsure bumi dalam ruang serta waktu.
3.    Yeates, dalam hagget (1979) menyatakan bahwa geografi adalah ilmu pengetahuan tentang perkembangan rasional dan pengujian terhadap teori – teori yang menjelaskan dan mempekirakan distribusi spasial dan likasi berbagai karakteristik dari permukaan bumi.
4.    Prof. Bintarto memberikan batasan bahwa geografi merupakan ilmu pengetahuan yang menceritakan,menerangkan sifat – sifat bumi, menganalisis gejala – gejala alam penduduk, serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsure – unsure bumi dalam ruang waktu
5.    Tokoh yang lain dalam pengembangan ilmu geografi adalah Bernhardus Varenius (1622 – 1650). Dalam bukunya yang berjudul Geographia Generalis, Verenius mengemukakan pendapat bahwa pada dasarnya bidang geografi dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu:
a.    Geografi Umum
1.    Bagian terrestrial, yaitu pengetahuan tentang bumi sebagai keseluruhan bentuk ukurannya
2.    Bagian falakiah, yaitu bagian yangmenelaah relasi bumi dengan planet serta bintang – bintang di jagat raya
3.    Bidang kompralatif yaitu deskripsi mengenai bumi secara lengkap. Meliputi letak relative dari berbagai tempat di permukakan bumi serta prinsip – prinsip pelayaran samudra
b.    Geografi Khusus
1.    Aspek langit yaitu aspek yang secara khusus mempelajari iklim
2.    Aspek permukaan bumi, (litosfer) yang mempelajari mengenai relative bentuk muka bumi, flora serta fauna di berbagai wilayah dipermukaan bumi
3.    Aspek manusia, yaitu aspek yang mempelajari aspek penduduk,perdagangan, dan pemerintahan di berbagai wilayah.
Faham determinis dipengaruhi pemikiran Darwin dengan teori evolusi biologi dalam perkembangan makhluk hidup. Sebagai contoh, Ratzel (jerman0 mengagap Negara sebagai organisasi hidup (makhluk hidup) yang dalam perkembangan memerlukan makanan, minuman dan ruang bagi kehidupan. Untuk memenuhi kehidupan suatu negara pada umumnya menguasai wilayah – wilayah lain, terutama wilayah yang lemah. Huntington berpendapat bahwa iklim wilayah sangat menentukan tingkat kemajuan social budaya penduduknya.
          Menurut kelompok posibilisme yang menetukan kemajuan suatu wilayah adalah tingkat kemapuan penduduk, sedangkan alam hanya memberikan kemungkinan – kemungkinan untuk diolah dn dimanfaatkan bagi kehidupan manusia.
Pengetahuan manusia menegnai Bumi, sesungguhnya telah lama mengalami perkembangan yang begitu pesat. Hal ini disebakan, planet bumi merupakan ruang tempat hidup manusia yang senatiasa berintraksi dalam memanfaatkan potebsi bumi dari lingkungan sekitarnya. Contohnya sewaktu kita menghirup udara (O2) dalam proses pernapasan. Disadari atau tidak kita telah melakukan interaksi dengan lingkungan begitu pula sebaliknya. Oksigen yang dikeluarkan oleh tumbuhan setiap hari kita hirup karbondioksida yang kita keluarkan akan diserap oleh tumbuhan sebagai sumber tenaga dalam pengolahan makanan bagi tumbuhan.
Sumber :
http://tamiareso.blogspot.com/2013/05/geografi-dalam-kehidupan-manusia-tugas.html