Jumat, 06 Maret 2015

Kesehatan Mental

Ada banyak sekali pengrtian kesehatan mental,  berikut ada beberapa pengertian menurut para ahli : 
  1. Menurut Dr. Jalaluddin dalam bukunya “Psikologi Agama” bahwa: “Kesehatan mental merupakan suatu kondisi batin yang senantiasa berada dalam keadaan tenang, aman dan tentram, dan upaya untuk menemukan ketenangan batin dapat dilakukan antara lain melalui penyesuaian diri secara resignasi (penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan)”.
  2. Zakiah Darodjat, terhindarnya seseorang dari gejala-gejala ganggun dan penyakit jiwa, dapat menyesuaikan diri, dapat memanfaatkan segala potensi dan bakat yang ada semaksimal mungkin dan membawa kebahagiaan bersama serta mencapai keharmonisan jiwa dalam hidup.
  3. Allport, manusia sehat adalah manusia yang mencapai kematangan.
  4. Maslow, manusia sehat adalah manusia yang mampu mengaktualisasikan dirinya dan mencapai kebahagiaan.
Sedangkan Menurut WHO kesehatan mental adalah keadaan dimana individu merasa sejahtera.

Kesehatan mental yang baik ditandai dengan :

  • kemampuan individu mengetahui potensinya dan memaksimalkan potensinya tersebut
  • kemampuan individu mengatasi situasi menekan yang dihadapinya
  • kemampuan individu untuk bekerja secara produktif dan bermanfaat ditempat kerja, keluarga, komunitas, dan diantara teman
Kesehatan mental adalah keserasian atau kesesuaian antara seluruh aspek psikologis dan dimiliki oleh seorang untuk dikembangkan secara optimal agar individu mampu melakukan kehidupan-kehidupan sesuai dengan tuntutan-tuntutan atau nilai-nilai yang berlaku secara individual, kelompok maupun masyarakat luas sehingga yang sehat baik secara mental maupun secara sosial. Sikap hidup individu yang sehat dan normal adalah sikap yang sesuai dengan norma dan pola hidup kelompok masyarakat, sehingga ada relasi interpersonal dan intersosial yang memuaskan. kesehatan mental yang dimiliki oleh seseorang tentunya berbeda beda,dapat berubah karena adanya perubahan lingkungan serta kita yang terus bergerak melewati tahapan kehidupan yang berbeda. Dengan adanya perubahan tersebut, maka kita diharapkan mampu untuk tetap menjaga agar memiliki kesehatan mental yang baik.

Konsep Sehat : 


Sehat (Health) secara umum dapat dipahami sebagai kesejahteraan secara penuh (keadaan yang sempurna) baik secara fisik, mental, maupun sosial, tidak hanya terbebas dari penyakit atau keadaan lemah.

(WHO, 2001), menyatakan bahwa kesehatan mental merupakan kondisi dari kesejahteraan yang disadari individu, yang di dalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya.Dan memiliki 4 dimensi holistik, yaitu agama, organobiologik, psiko-edukatif dan sosial budaya.

Jadi Konsep Sehat merupakan suatu keadaan dimana seseorang duikatakan normal dan sesuai dengan kaidah dan standart yang di terima dalam suatu komunitas atau masyarakyat, dan mempunyai suatu keadaan dimana fisik mental dan sosialnya tidak tergangu dan dapat melalukan peranya sebagai anggota dalam suatu komunitas atau masyarakat
sejarah perkembangan kesehatan mental :

Gangguan Mental Tidak Dianggap Sebagai Sakit
Tahun 1600 dan sebelumnya
Dukun asli amerika (Indian), sering juga disebut sebagai “penyembuh” (healer, shaman) orang yang mengalami gangguan mental dengan cara memanggil kekuatan supranatural dan menjalani ritual penebusan dan penyucian.
Pandangan masyarakat pada saat itu menganggap bahwa orang yang mengalami gangguan mental adalah karena mereka dimasuki oleh roh-roh yang ada di sekitar
Tahun 1692
Di Amerika orang yang bergangguan mental saat itu sering dianggap terkena sihir atau dirasuki setan. Ini merupakan penjelasan yang diterima secara umum sehingga masyarakat takut dan membenci merekayang dianggap memiliki kekuatan sihir.
John Locke (1690) dalam tulisannya yang berjudul An Essay Concerning Understanding, menyataan bahwa terdapat derajat kegilaan dalam diri setiap orang yang disebabkan oleh emosi yang memaksa orang untk memunculkan ide-ide salah dan tidak masuk akal secara terus menerus.
  Gangguan Mental Dianggap Sebagai Sakit
Tahun 1724 pendeta Cotton Mather (1663-1728) mematahkan takhayul yang hidup di masyarakat berkaitan dengan sakit jiwa dengan memajukan penjelasan secara fisik mengenai sakit jiwa itu sendiri.

Tahun 1812 , Benjamin Rush (1745-1813) menjadi salah satu yang menangani masalah penanganan secara mental. Antara tahun 1830-1860 di Inggris timbul menangani pasien sakit jiwa. Pada masa ini tumbuh penanganan dirumah sakit jiwa merupakan hal ilmiah untuk menyembuhkan kegilaan.


Melawan Diskriminasi Terhadap Gangguan Mental
- 1990
NMHA memainkan peran dalam melindungi warga amerika yang cacat mental dan fisik dari diskriminasi seperti pekerjaan, transportasi, telekomunikasi dan pelayanan pemerintah pusat.
- 1994
Obat Antipsikotik atipikal yang pertama diperkenalkan.

Pendekatan Kesehatan Mental
  1. Orientasi Klasik :
    Sehat fisik artinya tidak ada keluhan fisik. Sedang sehat mental artinya tidak ada keluhan mental. Dalam ranah psikologi, pengertian sehat seperti ini banyak menimbulkan masalah ketika kita berurusan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa yang gejalanya adalah kehilangan kontak dengan realitas. Pengertian sehat mental dari orientasi klasik kurang memadai untuk digunakan dalam konteks psikologi. Mengatasi kekurangan itu dikembangkan pengertian baru dari kata ‘sehat’. Sehat atau tidaknya seseorang secara mental belakangan ini lebih ditentukan oleh kemampuan penyesuaian diri terhadap lingkungan. Orang yang memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungannya dapat digolongkan sehat mental. Sebaliknya orang yang tidak dapat menyesuaikan diri digolongkan sebagai tidak sehat mental.
    Kesehatan Mental : terhindarnya individu dari gejala gangguan jiwa(neurosis) dan gejala penyakit jiwa( psikosis), berupa simptom-simptom negatif yang menimbulkan rasa tidak sehat,dan bisa mengganggu efisiensi yang biasanya tidak bisa dikuasai individu.
    Kelemahan dari Orientasi ini adalah :
    - Simptom-simptom bisa terdapat juga pada individu normal
    - Rasa tidak nyaman dan konflik bisa membuat individu berkembang dan memperbaiki diri.
    - Sehat atau sakit tidak bisa didasarkan pada ada atau tidaknya keluhan.
  2. Orientasi Penyesuaian Diri : Dengan menggunakan orientasi penyesuaian diri, pengertian sehat mental tidak dapat dilepaskan dari konteks lingkungan tempat individu hidup. Oleh karena kaitannya dengan standar norma lingkungan terutama norma sosial dan budaya, kita tidak dapat menentukan sehat atau tidaknya mental seseorang dari kondisi kejiwaannya semata. Ukuran sehat mental didasarkan juga pada hubungan antara individu dengan lingkungannya. Seseorang yang dalam masyarakat tertentu digolongkan tidak sehat atau sakit mental bisa jadi dianggap sangat sehat mental dalam masyarakat lain. Artinya batasan sehat atau sakit mental bukan sesuatu yang absolut.
  3. Orientasi Penyesuaian Diri : kesehatan mental memiliki pengertian kemampuan seseorang untuk dapat menyesuaikan diri sesuai tuntutan kenyataan di sekitarnya. tuntutan kenyataan yang dimaksud disini lebih banyak merujuk pada tuntutan yang berasal dari masyarakat yang secar konkret mewujud dalam tuntutan orang-orang yang ada disekitarnya.
 
sumber :
http://psikologikita.com/?q=psikologi/menjaga-kesehatan-mental 
http://cardiacku.blogspot.com/2012/06/konsep-sehat.html
http://ipulord.blogspot.com/2012/03/konsep-sehat-dan-sejarah-perkembangan.html

http://sharenruth.blogspot.com/2013/03/konsep-perkembangan-pendekatan.html

Rabu, 14 Januari 2015

no title needed

Hai.. hallo... untuk tulisan kali ini gue dikasih tugas buat nyeritain kesan gue selama semester 3 ini. Tapi gue bingung harus mulai dari mana, yaudah deh dari pada panjang lebar langsung aja kali ya... ketika gue mau masuk semester 3 aga sedih sih karena harus pisah sama 1PA01 yang anak anaknya bikin nyaman, dan telah memberikan  kesan awal yang baik jadi mahasiswa. Sampai akhirnya pembagian kelaspun keluar dan... *jengjeng* gue dapet kelas 2PA06, sempet sedih sih karena ga dapet temen deket yang dari 1PA01, dan dalam waktu bersamaan gue langsung buka daftar nama kelas gue yang sekarang dan sedih gue mulai terobati karena ada beberapa orang yang udah gue kenal yang sampai sekarang kemana mana selalu bareng ahahaha.. orang itu ada Allysa yang dikira tadinya diem ga banyak berkicau, dan ternyata itu orang bawel juga walaupun agak polos sih hehehe 
nah selanjutnya ada andin yang dikiranya gue itu orangnya diem kalem tapi dibalik kalemnya dia ternyata oh ternyata *sensor* selanjut ada anisa yang gue kenal dari 1PA01 yang dari dulu lolanya ga ilang ilang wkwk..
ada juga ami dia yang sering bolos kuliah yang alesannya di kampus susah sinyal buat maen get rich *agak miris sih alesannya* tapi itu kenyataan..
ada lagi si kribo salman yang katanya mau potong rambut kalau udah semester 5, *setelah gue bayangin mungkin semester 5 udah kaya sarang tawon* 
Ada juga hendra yang satu daerah sama gue, jadi yaa gue ada temen dari daerah yg sama..
dan merekalah yang selalu nemenin dikampus *ciat* karena gue sama yang lainnya belum begitu deket karena kelas yang satu ini masih ada geng gengan gitu deh.. tapi gue berharap kedepannya bisa lebih deket lagi karena sekelasan sekarang bukan cuman setaun tapi sampe lulus hiks semoga kedepannya makin saling kenal, makin kompak dan bisa bekerja sama.. 
Ok mungkin itu aja curhatan gue kali, thanks for reading and see you!!!

Kamis, 08 Januari 2015

internet konseling

Pelayanan konseling melalui fasilitas internet sudah dikenal dengan nama e-counseling ( email counseling ).
Salah satu layanan bimbingan dan konseling dengan menggunakan teknologi komputer khususnya internet adalah E-counseling, hal tersebut merupakan suatu manifestasi dari perpaduan antara kemajuan ilmu pengetahuan tentang layanan bimbingan konseling dan penguasaan ilmu tekhnologi. Konseling melalui e-mail sering disebut juga dengan e-mail therapy, online therapy, cybercounseling atau e-counseling.
Berikut ini adalah contoh proses konseling via internet :
1)      Email therapy
Email counseling merupakan proses terapeutik yang didalamnya terdapat kegiatan menulis selain ada kegiatan pertemuan secara langsung dengan konselor.  Karena, esensi e-counseling terletak pada menulis. Respon atau bantuan yang diberikan konselor bergantung pada informasi yang diberikan.  Konseli pun tidak perlu mengirimkan seluruh cerita mengenai masalah yang dihadapi, cukup dengan memilih informasi yang dirasakan pada satu situasi yang merupakan masalah.
E-mail merupakan cara paling baru dibandingkan dengan cara-cara yang lain untuk berkomunikasi secara cepat dan efektif melalui internet. Hal ini  tidak bermaksud untuk menggantikan konseling tatap muka ( face to face ), tetapi dapat  menjadi salah satu cara dalam membantu konseli untuk memecahkan masalahnya meskipun dalam keadaan jauh dalam hal tanpa bertemu langsung dengan konselor.
Email counseling merupakan satu cara untuk berkomunikasi antara konseli dengan konselor yang didalamnya dibahas mengenai masalah-masalah yang dihadapi koseli, misalnya masalah-masalah yang berkaitan dengan perkembangan kepribadian dan kehidupan konseli melalui surat atau tulisan pada internet.  Selain e-mail juga bisa dalam bentuk chatting dimana konselor secara langsung berkomunikasi dengan klien pada waktu yang sama melalui internet.
2)      cyber Counseling
Cyber counseling atau konseling maya merupakan penerapan teknologi ”jalan raya informasi” dengan memanfaatkan jasa teknologi itu seoptimal mungkin dengan tetap menjaga karakteristik konseling. Dengan demikian proses layanan bimbingan dan konseling dapat berlangsung lebih efektif dan efisian sejalan dengan tuntutan teknologi informasi dan komunikasi. Jalan raya informasi telah berkembang sedemikian rupa sehingga tidak lagi berupa sesuatu yang asing dan mahal akan tetapi merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Kini jasa internet dengan segala fitur-fiturnya telah sedemikian memasyarakat dan dirasakan cukup murah untuk dapat diterapkan. Hal yang harus diwaspadai adalah terkait dengan keamanan data, dampak-dampak negatif, penyediaan perlengkapan, dsb

3)      e-counseling
Sedangkan online adalah dimaknai dalam jaringan atau keadaan saat sesuatu terhubung ke dalam suatu jaringan atau sistem internet  atau ethernet. Jadi istilah konseling online dapat dimaknai secara sederhana yaitu proses konseling yang dilakukan dengan alat bantu jaringan sebagai penghubung antara guru bk atau konselor dengan kliennya.
Syarat-syarat konselor dalam konseling online dan konseling biasa atau face to face tidak jauh berbeda sebagai berikut:
a.    Konselor harus mempunyai wawasan yang luas
b.    Konselor harus menguasai dan memahami teknologi yang digunakan sekarang ini. Maksudnya seorang konselor itu mampu menguasai teknologi yaitu konselor mengerti dan mampu menggunakan teknologi dengan baik untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang fatal dalam proses konseling tersebut.
c.    Latar belakang pendidikannya harus dari bimbingan dan konseling dan minimal tamatan strata satu yang memiliki ilmu bimbingan dan konseling dan harus memiliki ilmu-ilmu tentang mamusia dengan berbagai macam problematikanya,kalau konselornya tidak berlatar belakang bimbingan dan konseling di khawatirkan dia tidak memahami masalah yang dihadapi oleh siswa/siswi di sekolah dan kurang menguasai cara mengatasi masalah klien secara efektif.
d.   Kepribadian konselor
Seorang konselor harus mempunyai sifat yang baik ikhlas,jujur,objektif,simpatik dan empati serta senantiasa menjunjung tinggi kode etik profesi. Sedangkan sikapnya,ramah tamah,sopan santun,harus mampu merespon,memahami,dan mendengarkan klien dengan baik selain itu konselor harus mempunyai penampilan yang menarik,gaya bicara yang jelas dan tidak mengandung unsur-unsur penghinaan terhadap klien
e.    Konselor mampu memahami karakteristik klien
Seorang konselor harus mampu mengetahui dan memahami karakteristik klien walaupun dalam konseling online hal ini  sangat diperlukan juga karena akan membantu konselor dalam mengatasi permasalahan klien dengan baik dan efektif.
f.     Konselor harus bisa memguasai semua teknik-teknik dalam konseling
Dalam konseling online, konselor juga harus tetap menguasai teknik-teknik yang ada di dalam konseling.

Sumber :
http://nellaoktarima.blogspot.com/2012/12/layanan-konseling-melalui-internet.html?m=1

Selasa, 06 Januari 2015

Tes Psikologi : Mengingat

hai.. saya akan melakukan test piskologi yaitusejauh mana kemampuan mengingat saya. so let's this test :









Rabu, 26 November 2014

Fenomena addiction yang Terjadi sebagai dampak interaksi manusia & internet

Manusia dan Internet merupakan sebuah interaksi yang sangat melekat pada masa kini, manusia sangat membutuhkan internet untuk kebutuhan sehari-hari. Internet sangat universal untuk interaksi manusia baik untuk pekerjaan, tugas sekolah atau kuliah, maupun komunikasi untuk kepentingan pribadi. Internet kini sangat mudah diakses dan terjangkau untuk kalangan masyarakat bawah hingga atas, semua orang bisa dengan mudah mengakses internet kapan saja serta dimana saja.  Internet sangat berpengaruh terhadap pekerjaan, karena internet memang sangat menguntungkan untuk penggunanya. Teknologi internet sangat mempengaruhi perilaku manusia, dimana teknologi ini dapat menghubungkan antara satu computer dengan computer lain  dibelahan dunia lain. Penggunaan internet sebagai salah satu cara untuk mengburangi loneliness . pada individu yang mengalami loneliness apabila ia banyak menghabiskan waktu banyak waktu sendirian di depan computer baik di kantor maupun dirumahnya maka orang tersebut akan menyediakan waktu lebih sedikit untuk hubungan tatap muka di dunia nyata dan mengurangi kesempatannya untuk berinteraksi dengan orang lain.Contoh Kasus Internet Addiction      :Kecanduan anak-anak pada game online sudah seperti kecanduan seseorang kepada narkotik. Sebab, ketika ingin bermain dan tidak punya uang, anak akan melakukan segala cara, termasuk berbuat kriminal. Seringkali terjadi seorang anak melakukan pencurian demi bisa bermain game online.Aktivitas di depan layar komputer untuk bermain game online punya dampak buruk untuk anak-anak. Antara lain, anak-anak jadi terisolasi dari lingkungan dan pergaulan nyata karena terlalu asyik dengan dunia maya yang sedang dihadapi.Bahkan mereka bisa terbawa untuk berperilaku agresif, meniru apa yang dilihat di permainan, misalnya untuk permainan yang berkaitan dengan peperangan. Nah, lantaran ingin meneruskan permainan padahal tidak punya uang, anak bisa terdorong melakukan tindak kejahatan seperti mencuri.Penggunaan Internet memang tidak sepenuhnya punya dampak buruk. Itulah perlunya peran orang tua mengawasi kegiatan anak di depan komputer. Dampingi anak-anak saat mengakses Internet. Selain itu, beri batasan waktu.Solusi mengatasi kecanduan game online, yaitu dengan menyarankan orang tua agar memberikan alternatif kegiatan. Anak usia 7-18 tahun semestinya bisa melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat daripada sekadar menghabiskan waktu bermain game online.1. Faktor etiologi 
Etiologi adalah studi tentang penyebab. Misalnya, penyebab dari gangguan. Kata “etiologi” terutama digunakan dalam kedokteran sebagai ilmu yang mempelajari penyebab atau asal penyakit dan faktor-faktor yang menghasilkan atau memengaruhi suatu penyakit tertentu atau gangguan.
  • Cognitive-Behavioral Model
Cognitive-Behavioral adalah emosional, fisiologis, dan perilaku respon individu sebagai dimediasi oleh persepsi mereka tentang pengalaman, yang dipengaruhi oleh keyakinan mereka dengan cara karakteristik mereka berinteraksi dengan dunia, serta oleh pengalaman sendiri.Cognitive-behavioral Model adalah suatu terapi yang digunakan oleh para psikolog terhadap si pecandu. Terapi ini cukup efektif untuk menyembuhkan kasus kecanduan judi online dan penyalah gunaan zat. Jadi, si pecandu dilatih untuk memantau pikiran dan mengidentifikasikan afektif mereka. Pemicu situasi lalu dihubungkan dengan perilaku mereka saat menggunakan internet. Mereka dilatih untuk mengontrol keseringan online dan menghidupkan segala aktivitas saat offline dari internet. Aktivitas kehidupan yang tidak melibatkan internet dapat mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas kehidupan offline mereka. Walau demikian memang tidak bisa dipungkiri bahwa komputer dan internet kini tidak bisa terpisahkan dari kegiatan sehari-hari manusia. Oleh karena itu harus ada kesepakatan dalam mengontrol penggunaannya agar tidak sampai menimbulkan rasa kecanduan.
  • Neuropsychology
Neuropsychology adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur dan fungsi otak yang berkaitan dengan suatu perilaku yang terjadi pada individuNeuropsychology ialah suatu kemunduran perilaku akibat adanya kerusakan otak. Dan neuropsychological model ialah seorang individu akan diklasifikasikan sebagai pecandu internet jika ia memenuhi dari 3 kondisi berikut, (1) ia akan merasa akan lebih mudah mencapai aktualisasi diri secara online daripada di kehidupan nyata, (2) merasakan pengalaman dysporia dan depresi setiap kali akses ke internet yang rusak atau mengalami gangguan dan yang (3) ialah orang tersebut akan mencoba secara diam-diam menggunakan internet dari anggota keluarga atau sekitarnya.Jadi bisa kita telaah dari berbagai pengertian yang telah dijelaskan diatas. Inti dari pembahasan kali ini ialah adanya dampak negatif dalam penggunaan internet berdasarkan faktor etiologi atau faktor penyebab dengan neuropsychological model. Dimana yang menjadi penyebab disini ialah karena sudah terbiasa menggunakan internet untuk apapun / kebiasaan, sehingga si pengguna tidak bisa lepas dari internet. Dan akhirnya mengakibatkan si pengguna mengalami perubahan perilaku dari yang selalu berinteraksi dengan orang sekitar secara nyata menjadi hanya mau berinteraksi dengan orang-orang di dunia maya. Atau menjadi tidak peduli lagi dengan keadaan sekitar karena sudah terlalu asyik dengan dunianya sendiri di dalam internet, apabila orang tersebut sudah mengalami kecanduan internet yang sangat parah.Jenis-Jenis Internet addiction
a. Cybersexual AddictionTermasuk ke dalam cybersexual addiction antara lain adalah individu yang secara kompulsif mengunjungi website-website khusus orang dewasa, melihat hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas yang tersaji secara eksplisit, dan terlibat dalam pengunduhan dan distribusi gambar-gambar dan file-file khusus orang dewasa.b. Cyber-Relationship AddictionCyber-relationship addiction mengacu pada individu yang senang mencari teman atau relasi secara online. Individu tersebut menjadi kecanduan untuk ikut dalam layanan chat room dan seringkali menjadi terlalu-terlibat dalam hubungan pertemanan online atau terikat dalam perselingkuhan virtual.
c. Net compulsionsYang termasuk dalam sub tipe net compulsions misalnya perjudian online, belanja online, dan perdagangan online.
d. Information OverloadInformation overload mengacu pada web surfing yang bersifat kompulsif.
e. Computer AddictionSalah satu bentuk dari computer addiction adalah bermain game komputer yang bersifat obsesif.


Sumber : http://wahyuasriyunita.wordpress.com/2013/10/24/internet-addiction/
              http://sucirestifauziah.blogspot.com/2013/12/internet-addiction-faktor-etologi-dan.html

Fenomena Bullying di Sosial Media

Analisa fenomena Bullying di Sosial Media terhadap Seseorang!

Kasus Yoga Cahyadi,bunuh diri akibat diBully.

Yoga Cahyadi, seorang promotor musik Effort Creative Yogyakarta yang bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke kereta api Sri Tanjung Yogyakarta. Ketua event organizer acara ini melakukan tindakan nekat tersebut karena tekanan dan hujatan akibat gagalnya acara musik Lockstock Fest2 yang diselenggarakan di stadion Maguwoharjo 25-26 Mei 2013.Pada awalnya akan ada 120 band yang akan tampil dalam acara ini. Namun, rupanya hanya ada sekitar 60 band. Beberapa band yang tidak hadir mengutarakan alasan mereka batal tampil lewat social media. Hal ini umumnya terkait karena masalah pembayaran yang belum jelas. Dari 10 band nasional, hanya ada 1 band yang bersedia naik ke panggung. Tidak hanya itu, tiket yang diharapkan bisa terjual 5000 buah per harinya, ternyata hanya terjual 1000 tiket. Dengan begitu, Yoga dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas gagalnya acara ini. Sebelum kematiannya, Yoga sempat menuliskan “Trimakasih atas sgala caci maki @locstockfest2..ini gerakan..gerakan menuju Tuhan…salam”, di twitternya.

Analisa Kasus
Menurut saya kasus yoga ini memprihatinkan dan sangat tidak pantas dilakukan oleh makhluk yang mempunyai akal dan beradab melakukan hal tersebut. mencaci maki, merendahkan, menyalahkan ini bukanlah sikap makhluk yang berakal dan beradab. seharusnya kita bisa saling menghargai agar tidak terjadi kasus seperti ini.

Motiv Apa yang sebenarnya ingin dicapai dalam kegiatan tersebut?
Motivasi sesorang melakukan bullying melalui internet diantaranya adalah:
• Marah, sakit hati, balas dendam atau karena frustasi.
• Haus Kekuasaan dengan menonjolkan ego dan menyakiti orang lain.
• Merasa bosan dan memiliki kepandaian melakukan hacking.
• Untuk hiburan, mentertawakan atau mendapatkan reaksi.
•Ketidaksengajaan, misalnya berupa reaksi/komentar impulsif dan emosional 

Analisa Psikologi 

Dampak yang terjadi pada korban bullying sangat berbahaya. Hasil studi yang dimuat dalam jurnal Psychologycal Science mengungkapkan bahwa anak yang menjadi korban bullying akan mengalami hambatan dalam perkembangan mentalnya, tidak percaya diri, takut bersosialisasi, traumatis, hingga depresi. Semua masalah itu bahkan dapat berlanjut hingga dewasa. Tidak hanya itu, dalam jangka panjang korban bullying dapat menderita masalah emosional dan perilaku, menimbulkan perasaan tidak aman, terisolasi, rendah diri, stress, bahkan bisa berakhir dengan bunuh diri.

Sumber : http://informasitips.com/fenomena-bully-di-social-media

Kamis, 16 Oktober 2014

Pantun Bahasa Sunda

Ci karacak ninggang batu
laun-laun jadi dekok
Cing arasak nyiar elmu
ngarah bagjana katimu



Cecenet aduh cecenet
Cecenet gogolongan 
Kapelet aduh kapelet
kapelet ku popotongan




Kacibogo kacibadak
Meuli ragidi bendungan
ulah bobogohan jeung budak
mahugi pepeulendungan


Semar mesem astra jingga
Cepot neunggeul gatot kaca
Lamun anjeun hayang bagja
Getol solat ahlak mulya